Pelatihan Bantuan Hidup Dasar dan Manajemen Tersedak (Choking) Bagi Kader Kesehatan Di Desa Bagelen, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran
DOI:
https://doi.org/10.47218/jpmj.v5i1.539Kata Kunci:
bantuan hidup dasar, kader kesehatan manajemen tersedak, pengabdian masyarakatAbstrak
Henti jantung dan henti napas dan tersedak (choking) dapat terjadi kapan saja dan di mana saja, sehingga membutuhkan pertolongan segera dari orang-orang terdekat sebelum bantuan medis tiba. Kader kesehatan di tingkat desa memiliki peran strategis sebagai penggerak pertama dalam kondisi kegawatdaruratan di lingkungan masyarakat, namun pengetahuan dan keterampilan mereka mengenai Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan manajemen tersedak masih terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan di Desa Bagelen, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran dalam melakukan BHD dan penanganan tersedak. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 13 Desember 2025 dengan metode penyuluhan, demonstrasi, dan redemonstrasi menggunakan media slide presentasi dan leaflet. Sasaran kegiatan adalah kader kesehatan desa yang berjumlah 20 orang. Evaluasi membandingkan pengetahuan peserta sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam melakukan kompresi dada, pemeriksaan kesadaran korban, serta teknik back blow, abdominal thrust, dan chest thrust untuk penanganan tersedak. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pelatihan BHD dan manajemen tersedak efektif meningkatkan kesiapsiagaan kader kesehatan desa dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan.
Referensi
Dinas Kesehatan Bangka Belitung. (2023). Bantuan Hidup Dasar sebagai Upaya Penyelamatan Korban Henti Jantung dan Henti Napas.
Manik, M. J., Natalia, S., & Sibuea, R. (2018). Pelatihan Bantuan Hidup Dasar untuk Masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1, 893–898.
Padhila, N. I. (2021). Pelatihan bantuan hidup dasar (bhd) bagi palang merah remaja: training basic life support (BLS) for youth red cross. GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 55-59.
Universitas Airlangga. (2022). Edukasi Bantuan Hidup Dasar untuk Meningkatkan Kesiapsiagaan Masyarakat. Surabaya: UNAIR Press.
Widiyanti, et al. (2020). Pelatihan Bantuan Hidup Dasar bagi Masyarakat Awam. Jurnal Abdidas, 1(3), 149–156.