Efektifitas Penerapan Relaksasi Nafas Dalam Pada Pasien Skizofrenia Dengan Resiko Perilaku Kekerasan

  • Agus Waluyo Akper Bunda Delima Bandar Lampung

Abstract

Resiko perilaku kekerasan merupakan perilaku beresiko mencederai orang lain, diri sendiri dan lingkungan yang bervariasi dari intensitas ringan sampai berat, dilakukan baik secara verbal, fisik dan emosional yang akan mengakibatkan perusakan harta benda, perampasan hak, kerugian dan bahkan kematian. Salah satu terapi yang digunakan untuk penanganan perilaku kekerasan adalah terapi relaksasi nafas. Tulisan ilmiah ini dilakukan dalam bentuk literature review dengan tujuan untuk menggambarkan penerapan terapi relaksasi nafas pada pasien skizofrenia dengan resiko perilaku kekerasan. Telusur artikel dilakukan melalui google scholar/google cendekia rentang waktu antara tahun 2012-2021 didapatkan 261 artikel selanjutnya direduksi/terpilih 5 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi. Hasil analisis data dan uji statistik menunjukkan bahwa metode relaksasi nafas dalam dapat meningkatkan kemampuan pasien mengontrol marah dan menurunnya emosi/marah pada pasien, hal ini ditunjukkan adanya perbedaan kemampuan dan respon perilaku kekerasan pasien sebelum dan sesudah melakukan latihan terapi relaksasi nafas dalam dan nilai p value kurang dari 0,005.


 

Published
2022-10-31
How to Cite
WALUYO, Agus. Efektifitas Penerapan Relaksasi Nafas Dalam Pada Pasien Skizofrenia Dengan Resiko Perilaku Kekerasan. Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung, [S.l.], v. 10, n. 2, p. 64-73, oct. 2022. ISSN 2615-8604. Available at: <https://ejournal.pancabhakti.ac.id/index.php/jkpbl/article/view/153>. Date accessed: 27 nov. 2022. doi: https://doi.org/10.47218/jkpbl.v10i2.153.