PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG TANDA BAHAYA SELAMA MASA NIFAS

Main Article Content

Fitri Yuliastuti Setyoningsih

Abstract

Masa nifas merupakan masa yang rawan bagi ibu, sekitar 60% kematian ibu terjadi setelah melahirkan dan hampir 50% dari kematian pada masa nifas terjadi pada 24 jam pertama setelah persalinan, diantaranya disebabkan oleh adanya komplikasi masa nifas. Penyebab tidak diketahuinya masalah bahaya masa nifas yaitu kurangnya pengetahuan ibu nifas. Tujuan dari peneltian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu nifas tentang tanda bahaya masa nifas menurut  usia, pendidikan dan paritas. Subyek penelitian ini adalah ibu nifas dengan jumlah sampel 54 responden. Variabel penelitian ini adalah pengetahuan ibu nifas tentang tanda bahaya masa nifas. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai September di BPM Nurhasanah. Dari 54 responden pada penelitian ini mayoritas berusia 20-35 tahun sebanyak 35 (64,8%) responden, mayoritas berpendidikan SMA sebanyak 35 (64,8%) responden dan mayoritas paritas dari responden adalah multipara sebanyak 38 (70,4%) responden. Untuk pengetahuan ibu nifas tentang tanda bahaya masa nifas mayoritas berpengetahuan cukup sebanyak 25 (46,3%) responden.

Article Details

How to Cite
SETYONINGSIH, Fitri Yuliastuti. PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG TANDA BAHAYA SELAMA MASA NIFAS. Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung, [S.l.], v. 8, n. 2, p. 72 - 77, oct. 2020. ISSN 2615-8604. Available at: <http://ejournal.pancabhakti.ac.id/index.php/jkpbl/article/view/99>. Date accessed: 27 feb. 2021. doi: https://doi.org/10.47218/jkpbl.v8i2.99.
Section
Articles