HUBUNGAN KESEHATAN SPIRITUAL DENGAN KEJADIAN DEPRESI PADA LANSIA

Main Article Content

Nurhayati Nurhayati Sri Suharti Vini Meilinda

Abstract

ABSTRACT


Depression is a mood disorder characterized by loss of excitement or arousal accompanied by other symptoms such as sleep disturbance and decreased appetite. Handling is done by encouraging activities such as religious activities. The purpose of this research is to find out relationship between spiritual health and the incidence of depression at PSLU Tresna Werdha Natar Provinsi Lampung.the research uses quantitative research with cros sectional approach. 20 respondents were taken using accidental sampling technique. An instrument used to measure depression levels using the beck depression depression questionnaire from deck and beck and to measure the level os spiritual health using a spirituality questionnaire from pratiwi . Data analysis used univariate analysis and bivariate (chi square test). Univariate analysis research result show that the level of spiritual health 45,0% including low spiritual and 50,0% in the good category. For a depression rate of 5,0% including moderate depression, 35,0% mild and 60,0% including normal depression levels. While the bivariate analysis found that there was a significant relationship between spiritual health and the incidence of depression with values (p=0,002). This study concludes that spiritual health variables have a significant relationship with depression in the elderly in UPTD PSLU Tresna Werdha Natar Lampung Province.


 


Keyword: Spiritual Health Level, Depression Level, Elderly


 


ABSTRAK


Depresi adalah gangguan perasaan yang ditandai (kehilangan kegembiraan / gairah) di sertai dengan gejala, seperti gangguan tidur dan menurunnya selera makan. Penanganan yang dilakukan yaitu dengan mendorong aktivitas-aktivitas seperti aktivitas keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kesehatan spiritual dengan kejadian depresi. di PSLU Tresna Werdha Natar Provinsi Lampung. Penelitian ini menggunakan penelitian jenis kuantitatif dengan metode pendekatan cross sectional. Responden berjumlah 20 orang yang diambil menggunakan tekhnik aksidental sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengukur tingkat depresi menggunakan kuesioner inventaris depresi beck dari deck dan beck dan untuk mengukur tingkat kesehatan spiritual menggunakan kuesioner kesehatan spiritualitas dari Pratiwi. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariate (uji chi square). Hasil penelitian analisa univariat menunjukkan bahwa tingkat kesehatan spiritual 45,0% termasuk spiritual rendah dan 55,0% termasuk kategori baik. Untuk tingkat depresi 5,0% termasuk depresi sedang, 35,0% depresi ringan dan 60,0% tingkat depresi normal. Sedangkan analisa bivariat didapatkan hasil ada hubungan yang bermakna antara kesehatan spiritual dengan kejadian depresi  dengan nilai (p=0,002). Penelitian ini menyimpulkan bahwa variabel kesehatan spiritualitas memiliki hubungan dengan depresi pada lansia.


 


Kata Kunci    : Tingkat Kesehatan Spiritual, Tingkat Depresi, Lansia

Article Details

How to Cite
NURHAYATI, Nurhayati; SUHARTI, Sri; MEILINDA, Vini. HUBUNGAN KESEHATAN SPIRITUAL DENGAN KEJADIAN DEPRESI PADA LANSIA. Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung, [S.l.], v. 8, n. 2, p. 61-71, oct. 2020. ISSN 2615-8604. Available at: <http://ejournal.pancabhakti.ac.id/index.php/jkpbl/article/view/91>. Date accessed: 27 feb. 2021. doi: https://doi.org/10.47218/jkpbl.v8i2.91.
Section
Articles