Metode Virtual Learning Untuk Pemeriksaan Deteksi Kanker Payudara Pada Kelompok Remaja Di Kota Kupang

  • Meiyeriance Kapitan Poltekkes Kemenkes Kupang
  • Antonia H Hamu
  • Mariana Oni Betan

Abstract

Pencegahan penyakit kanker diperlukan suatu sikap untuk lebih memperhatikan kesehatan dan deteksi dini. Keterlambatan penderita kanker payudara dalam melakukan deteksi dini ke pelayanan kesehatan di Indonesia mencapai 80%. Pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) juga terasa masih awam bagi remaja untuk melakukannya, masih sedikitnya jumlah remaja putri yang rutin melakukan SADARI sesuai waktu yang ditentukan. Teknik dalam penelitian ini kuasi eksperimen pre post test pada dua kelompok.  Sebelum pengumpulan data, peneliti melakukan proses perizinan dan uji etik. Penentuan responden dalam penelitian ini menggunakan pendekatan systematic sampling dengan sampel 80 orang remaja putri. Lokasi penelitian di Kota Kupang.  Penelitian ini melewati tahap uji etik, Uji coba instrument, uji normalitas data, uji deskriptif dan uji beda. Hasil dari penelitian ini menggunakan uji statistik paired t test dan unpaired t test menunjukan pengetahuan dan  perilaku responden yang mendapat informasi tentang SADARI menggunakan metode virtual learning berbeda dengan responden yang tidak mendapat intervensi (p=0,007) dan (p=0,01).

Published
2022-04-30
How to Cite
KAPITAN, Meiyeriance; HAMU, Antonia H; BETAN, Mariana Oni. Metode Virtual Learning Untuk Pemeriksaan Deteksi Kanker Payudara Pada Kelompok Remaja Di Kota Kupang. Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung, [S.l.], v. 10, n. 1, p. 52-63, apr. 2022. ISSN 2615-8604. Available at: <http://ejournal.pancabhakti.ac.id/index.php/jkpbl/article/view/154>. Date accessed: 17 aug. 2022. doi: https://doi.org/10.47218/jkpbl.v10i1.154.