HUBUNGAN SRES DAN OBESITAS TERHADAP KEJADIAN HIPERTENSI

  • Anton Surya Prasetya Akper Panca Bandar Lampung

Abstract

Hipertensi adalah kondisi dimana terjadi peningkatan tekanan darah, dimana kondisi dapat menyebabkan permasalahan lajutan atau komplikasi lainnya. Klasifikasi penyebab hipertensi ada dua yaitu hipertensi primer (esensial) dan skunder. Faktor yang berperan dan mempengaruhi terjadinya hipertensi diantaranya umur, stress psikologi dan keturunan (genetik). Hipertensi berada di urutan ke tiga dalam sepuluh besar penyakit di Kabupaten Pesawaran tahun 2015 yaitu sebesar 4.119 kasus. Hipertensi juga termasuk kedalam sepuluh besar penyakit di Puskesmas Bernung.  Tujuan Penelitian ini adalah diketahui hubungan stress dan obesitas terhadap kejadian hipertensi.


         Desain penelitian  analitik cross sectional.Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien yang berusia di atas 30 tahun yang berkunjung ke klinik umum rawat jalan Puskesmas Bernung, menggunakan data primer, dengan jumlah sampel sebanyak 205 responden, Analisis yang di gunakan adaah univariat,dan bivariate dengan menggunakan uji chi square


        Hasil pengujian statistik di peroleh p value = 0,000 <α = 0,05 , berarti ada hubungan yang signifikan antara stress dengan kejadian hipertesi di puskesmas Bernung dengan nilai OR = 4,248 (2,160 – 8,354). dari hasil pengujian statistik untuk obesitas dan hipertensi diperoleh p value = 0,000 <α = 0,05. Analisis keeratan hubungan variabel di tunjukkan oleh nilai OR = 6,700  (3,36 - 13,362). Untuk mencegah kejadian hipertensi maka masyarakat memiiki kesadaran dan pengetahuan bahwa perilaku kesehatan bisa mempengaruhi terjadinya hipertensi dengan mengendalikan stress dan obesitas dengan melakukan kegiatan berolahraga secara teratur, diet yang tepat, dan mengurangi ketegangan dalam aktivitas sehari hari.


 


Kata kunci                            : Hipertensi, Stress, dan Obesitas.


Daftar kepustakaan           : 24 (2002-2012).


 


 


ABSTRACT


Hypertension is a condition where there is an increase in blood pressure, which the condition can cause further problems or other complications. In the classification of causes of hypertension there are two namely primary (essential) and secondary hypertension. Factors that play a role and influence the occurrence of hypertension include age, psychological stress and heredity (genetics). Hypertension is ranked fifth in the top ten diseases in Pesawaran District that is equal to 4.119 cases in 2015. Hypertension is also included into the top ten diseases at the Bernung Community Health Center. The purpose of this study is to know the relationship of stress and obesity to the incidence of hypertension.


         Cross sectional analytic research design. The population in this study were all patients over the age of 30 who visited the general outpatient clinic of Bernung Puskesmas, using primary data, with a sample size of 205 respondents, univariate and univariate analysis using chi square test


        The result of statistic test is obtained p value = 0,000 <α = 0,05, it means there is a significant correlation between stress with hypertension incidence at Bernung health center with OR = 4,248 (2,160 - 8,354). from the results of statistical tests for obesity and hypertension obtained p value = 0,000 <α = 0.05. Analysis of the closeness of variable relationship is indicated by OR = 6,700 (3,36 - 13,362). To prevent the occurrence of hypertension, people have the awareness and knowledge that health behavior can affect the occurrence of hypertension by controlling stress and obesity by doing regular exercise, proper diet, and reduce the tension in daily activities.


 


Keywords: Hypertension, Stress, and Obesity.


Library list: 24 (2002-2012)



Published
2021-04-30
How to Cite
PRASETYA, Anton Surya. HUBUNGAN SRES DAN OBESITAS TERHADAP KEJADIAN HIPERTENSI. Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung, [S.l.], v. 9, n. 1, p. 9-21, apr. 2021. ISSN 2615-8604. Available at: <http://ejournal.pancabhakti.ac.id/index.php/jkpbl/article/view/118>. Date accessed: 15 may 2021. doi: https://doi.org/10.47218/jkpbl.v9i1.118.